Peta Persebaran ATLM di JAWA TIMUR
Keterangan
100%

    
81% - 99%

    
51% - 80%

    
0% - 50%

    

JAWA TIMUR

Tahun 2026

Kebutuhan

19.929


Eksisting

8.201


Gap

-11.728
Kurang


Pemenuhan


41,15%


Kembali ke Tampilan Nasional

Kabupaten
KebutuhanEksistingGap
PACITAN23074-156
PONOROGO593170-423
TRENGGALEK424128-296
TULUNGAGUNG584236-348
BLITAR852130-722
KEDIRI841203-638
MALANG1300313-987
LUMAJANG508136-372
JEMBER1137298-839
BANYUWANGI896205-691
BONDOWOSO51088-422
SITUBONDO44291-351
PROBOLINGGO686101-585
PASURUAN714182-532
SIDOARJO647483-164
MOJOKERTO568221-347
JOMBANG772255-517
NGANJUK722134-588
MADIUN32295-227
MAGETAN342114-228
NGAWI354120-234
BOJONEGORO721171-550
TUBAN542132-410
LAMONGAN642266-376
GRESIK444329-115
BANGKALAN261176-85
SAMPANG785144-641
PAMEKASAN455184-271
SUMENEP295168-127
KOTA KEDIRI13420066
KOTA BLITAR10395-8
KOTA MALANG30835042
KOTA PROBOLINGGO13562-73
KOTA PASURUAN11256-56
KOTA MOJOKERTO6410945
KOTA MADIUN7716992
KOTA SURABAYA13001757457
KOTA BATU10756-51
Supply & Demand

Metode yang digunakan untuk Menyusun Perencanaan Nasional dengan Pendekatan Wilayah.


Supply & Demand Tenaga Kesehatan

Proyeksi Kebutuhan Tenaga Kesehatan Tahun 2023 – 2032 dengan metode supply-demand di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota


Kriteria Data

Terdapat 2 kriteria filterisasi data yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu, terdiri dari :

1. Tahun Perhitungan, menyajikan tahun perhitungan kebutuhan selama 10 tahun (2023 - 2032)

2. Jenis Tenaga Kesehatan, menyajikan 8 jenis tenaga kesehatan.

8 jenis tenaga kesehatan terdiri dari perawat, bidan, farmasi, promosi kesehatan, nutrisionis, pranata laboratorium medik, sanitasi lingkungan, dan psikologi klinis


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:

SUPPLY

A. Sistem Informasi Tenaga Kesehatan (SINAKES)

data eksisting (bezetting) tenaga medis berdasarkan head account

B. BPS

Jumlah penduduk secara Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

c. PDDIKTI

Data lulusan tenaga medis

DEMAND

A. EKLAIM BPJS KESEHATAN

- Jumlah layanan untuk masing-masing prosedur yang dilakukan oleh Tenaga Medis

- Proporsi peserta JKN taat terhadap rujukannya 

B. SAMPEL BPJS KESEHATAN

- Prevalensi Penyakit

- Cakupan Peserta JKN

- Proporsi Peserta Aktif JKN 

C. BPS

- Proyeksi jumlah penduduk tahun 2023 - 2032 menurut kelompok umur 

D. KOLEGIUM

- Daftar Prosedur tindakan yang dilakukan oleh masing-masing jenis tenaga medis

- Rata-rata waktu masing-masing prosedur

- Jumlah lulusan per tahun


Demand

Demand merupakan jumlah kebutuhan tenaga kesehatan di suatu wilayah yang telah dihitung dan ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Perhitungan demand mempertimbangkan demografi, epidemiologi penyakit, kebutuhan/permintaan pelayanan Kesehatan, norma waktu, dan waktu kerja efektif.


Supply

Perhitungan supply tenaga kesehatan dengan mempertimbangkan:

1. Ketersediaan (eksisting) tenaga kesehatan berdasarkan headcount

2. Lulusan per tahun; dan

3. Atrisi sebesar 1.5% dari jumlah eksisting;


Rasio Demand

Rasio demand merupakan perhitungan yang perbandingan antara jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan (demand) sesuai perhitungan supply demand dengan jumlah penduduk

Perhitungan Rasio Demand

(Rasio Demand = Demand/jumlah penduduk * 1000)

Note:

Rasio Demand = demand per 1000 penduduk

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan berdasarkan perhitungan dengan metode supply demand

Jumlah penduduk = jumlah penduduk secara Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota


Gap

Gap merupakan selisih antara jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan dengan jumlah yang tersedia (supply)

Perhitungan Gap per Jenis Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Gap = Total Supply Tenaga Kesehatan - Demand)

Note:

Gap = Total Gap Total

Supply = (eksisting + lulusan - atrisi)

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan


Pemenuhan

Pemenuhan merupakan jumlah persentase pemenuhan yang diperoleh dari supply tenaga kesehatan disandingkan dengan demand.

Perhitungan Persentase Pemenuhan per Jenis Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Pemenuhan = Total Supply Tenaga Kesehatan/Demand * 100%)

Note:

Pemenuhan = persentase pemenuhan (%)

Total Supply = (eksisting + lulusan - atrisi)

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan


Grafik Proyeksi Supply dan Demand

Proyeksi Supply dan Demand menyajikan grafik yang menyandingkan proyeksi demand dan supply tenaga kesehatan.


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


© Kementerian Kesehatan
Direktorat Perencanaan SDM Kesehatan
Dashboard Perencanaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan