Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di TAPANULI TENGAH SUMATERA UTARA

36,00%

9

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
64,00%

16

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di TAPANULI TENGAH SUMATERA UTARA
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 20 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di TAPANULI TENGAH SUMATERA UTARA

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
TAPANULI TENGAHPULO PAKKATTerpencil Non Rawat InapBLUD10181912113202000101011011112
TAPANULI TENGAHKEDAI TIGA BARUSPedesaan Non Rawat InapBLUD0001411521627213011011022011000
TAPANULI TENGAHPANDANPerkotaan Non Rawat InapBLUD202241254825012315000202101101303
TAPANULI TENGAHSIJUNGKANGPedesaan Non Rawat InapBLUD01180811314202011000224011011
TAPANULI TENGAHPINANGSORIPedesaan Rawat InapBLUD1018412338417310101101000101303
TAPANULI TENGAHHUTABALANGPedesaan Non Rawat InapBLUD2022853332739819202202101101303
TAPANULI TENGAHSIBABANGUNPedesaan Rawat InapBLUD1011842238846808112101000112202
TAPANULI TENGAHLUMUTTerpencil Non Rawat InapBLUD10170720222505000022000101303
TAPANULI TENGAHSARUDIKPerkotaan Non Rawat InapBLUD202170174434710010202303202011202
TAPANULI TENGAHKALANGANPerkotaan Non Rawat InapBLUD1011201241647505202404202000202
TAPANULI TENGAHTUKKAPedesaan Non Rawat InapBLUD1011611739544202101101202101101
TAPANULI TENGAHPORIAHATerpencil Non Rawat InapBLUD1011601621930314505101202202202
TAPANULI TENGAHAEK RAISANPedesaan Non Rawat InapBLUD10161717219101101101202011101
TAPANULI TENGAHKOLANGTerpencil Rawat InapBLUD1011211317320606112202101112101
TAPANULI TENGAHSORKAMPedesaan Rawat InapBLUD10110919211132437011011112101101
TAPANULI TENGAHGONTINGMAHEPedesaan Non Rawat InapBLUD1011161720323404011022011112101
TAPANULI TENGAHSIPEAPEAPedesaan Non Rawat InapBLUD10161716319112101000101101101
TAPANULI TENGAHPASARIBU TOBINGTerpencil Non Rawat InapBLUD00052722224303022101112000000
TAPANULI TENGAHBARUSPerkotaan Rawat InapBLUD0001051524832549000101000202202
TAPANULI TENGAHSIANTAR CAPedesaan Non Rawat InapBLUD0001611721627303101011011011000
TAPANULI TENGAHANDAM DEWIPedesaan Non Rawat InapBLUD00072915116415101101101123000
TAPANULI TENGAHBARUS UTARAPedesaan Non Rawat InapBLUD011831115318314101202101011112
TAPANULI TENGAHMANDUAMASPedesaan Rawat InapBLUD0001721923225202011112101101101
TAPANULI TENGAHSARAGIHPedesaan Non Rawat InapBLUD0001211318119202011011101101000
TAPANULI TENGAHSIRANDORUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD1011321528634404101000202011303
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.