Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di NIAS SELATAN SUMATERA UTARA

5,56%

2

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
94,44%

34

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di NIAS SELATAN SUMATERA UTARA
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 71 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di NIAS SELATAN SUMATERA UTARA

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
NIAS SELATANHIBALASangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0001251715116000011000213033011
NIAS SELATANTANAH MASASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD000911015116123011022101011000
NIAS SELATANHILIANOMBASELASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001051510414101011000011011000
NIAS SELATANPULAU TELLOSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0111701722123112101000112101011
NIAS SELATANLABUHAN HIUSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD000371031215000011000011011000
NIAS SELATANSIMUKSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD000516549202011033112011101
NIAS SELATANPULAU-PULAU BATU BARATSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD00051611112213011011011011000
NIAS SELATANPULAU-PULAU BATU UTARASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD00073108614000011000000011000
NIAS SELATANTELUK DALAMPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD101292314404411011000011606101202
NIAS SELATANLUAHAGUNDRE MANIAMOLOPedesaan Non Rawat InapNon BLUD0001701724125202000000101011000
NIAS SELATANBAWOMATALUOPedesaan Non Rawat InapNon BLUD000331851291039314000000246202101
NIAS SELATANHILISATAROPedesaan Non Rawat InapNon BLUD0003384141142404000011022011000
NIAS SELATANHILISIMAETANOPedesaan Non Rawat InapNon BLUD0002112234135707000000202011000
NIAS SELATANHILIZALOOTANOTerpencil Non Rawat InapNon BLUD0112122335237202011011112011011
NIAS SELATANONOLALUTerpencil Non Rawat InapNon BLUD0001051516420213011000011112000
NIAS SELATANAMANDRAYATerpencil Rawat InapNon BLUD0112262826632303000011224000011
NIAS SELATANARAMOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0112262826834314011000000000011
NIAS SELATANULUSUSUASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0002122316016235000022000000000
NIAS SELATANLAHUSATerpencil Rawat InapNon BLUD0005505539039808101011303101202
NIAS SELATANSIDUAORISangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0112232530838303011000000202011
NIAS SELATANSOMAMBAWATerpencil Non Rawat InapNon BLUD0112473137946628000011123011112
NIAS SELATANGOMOSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0112302337138303011112033011112
NIAS SELATANULU IDANOTAESangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001331612517303011022011022101
NIAS SELATANSUSUASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD00017825231033213011000022022000
NIAS SELATANMAZOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0002142520626213011011011011000
NIAS SELATANUMBUNASISangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001822012214202011000022011000
NIAS SELATANHURUNASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0002142521728011011000224000000
NIAS SELATANIDANOTAESangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001912011112303011011101011000
NIAS SELATANBORONADUSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001431714115202000011112011000
NIAS SELATANLOLOMATUASangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0111451920222213000000101011011
NIAS SELATANULUNOYOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001822021122202000000101000000
NIAS SELATANLOLOWAUTerpencil Rawat InapNon BLUD0001111227128213022011011022000
NIAS SELATANHILIMEGAISangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001001023023404011011224000000
NIAS SELATANO\'O\'USangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0111811922022011011101000011011
NIAS SELATANONOHAZUMBASangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0111721919120000000011112011011
NIAS SELATANHILISALAWA\'AHESangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0001361914620101000011000000000
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.