Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di INDRAGIRI HILIR RIAU

43,33%

13

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
56,67%

17

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di INDRAGIRI HILIR RIAU
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 23 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di INDRAGIRI HILIR RIAU

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
INDRAGIRI HILIRKOTA BARUPedesaan Rawat InapBLUD1012802827128505101101213202101
INDRAGIRI HILIRPENGALIHAN KERITANGPedesaan Rawat InapBLUD0001311425732202000101202101000
INDRAGIRI HILIRSELENSENPedesaan Rawat InapBLUD0001531817421404000202303202011
INDRAGIRI HILIRPULAU KIJANGPedesaan Rawat InapBLUD2021642017724404101101000101303
INDRAGIRI HILIRBENTENGTerpencil Rawat InapBLUD0111501512012202101011101101112
INDRAGIRI HILIRENOKPedesaan Rawat InapBLUD1011101110414303101101101202202
INDRAGIRI HILIRPENGALIHAN ENOKPedesaan Rawat InapBLUD0001101129332303101101202101011
INDRAGIRI HILIRKUALA ENOKTerpencil Rawat InapBLUD00061719019303101112202101101
INDRAGIRI HILIRTANAH MERAHTerpencil Rawat InapBLUD101951413316112101101202101303
INDRAGIRI HILIRSAPATTerpencil Non Rawat InapBLUD00051618119112101101101101022
INDRAGIRI HILIRCONCONG LUARSangat Terpencil Rawat InapBLUD00070710212303000011112112011
INDRAGIRI HILIRGAJAH MADAPerkotaan Rawat InapBLUD3033003034236404000000202202303
INDRAGIRI HILIRTEMBILAHAN KOTAPerkotaan Non Rawat InapBLUD1012512655560606101101404303404
INDRAGIRI HILIRTEMBILAHAN HULUPerkotaan Rawat InapBLUD1013103135237202000202202000101
INDRAGIRI HILIRSUNGAI SALAKPedesaan Rawat InapBLUD3031531825025404000101202202404
INDRAGIRI HILIRKEMPAS JAYAPedesaan Rawat InapBLUD2021501522123415202202202202303
INDRAGIRI HILIRSUNGAI PIRINGPedesaan Rawat InapBLUD1011411529029303011101202202101
INDRAGIRI HILIRTELUK PINANGPedesaan Rawat InapBLUD1012102115015202101101101202202
INDRAGIRI HILIRKUALA LAHANGPedesaan Rawat InapBLUD00081912214202000101202101000
INDRAGIRI HILIRMANDAHPedesaan Rawat InapBLUD0001411512416202112101404202000
INDRAGIRI HILIRBATANG TUMUSangat Terpencil Non Rawat InapBLUD011751214115101000101101101011
INDRAGIRI HILIRSUNGAI GUNTUNGPedesaan Rawat InapBLUD10110313141327202202101202112202
INDRAGIRI HILIRPELANGIRANTerpencil Rawat InapBLUD00090922224000101101112101000
INDRAGIRI HILIRTELUK BALENGKONGTerpencil Rawat InapBLUD1011101119019202101011101101101
INDRAGIRI HILIRPULAU BURUNGPedesaan Rawat InapBLUD00010111516303112101011101000
INDRAGIRI HILIRSUNGAI ILIRANPedesaan Rawat InapBLUD10160691019101112112303213101
INDRAGIRI HILIRSIMPANG GAUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD0111141519120202112101000101011
INDRAGIRI HILIRSUNGAI RAYAPedesaan Rawat InapBLUD1011401422123101202101112112101
INDRAGIRI HILIRKERITANG HULUPedesaan Rawat InapBLUD0001101119322101000123101101000
INDRAGIRI HILIRBEKAWANPedesaan Rawat InapBLUD0006069413101101101101101000
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.