Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN

58,62%

17

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
41,38%

12

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 12 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
MUSI BANYUASINNGULAKPedesaan Rawat InapBLUD1012802830535505404202617202202
MUSI BANYUASINBABAT TOMANPedesaan Rawat InapBLUD1013503535237404202202303303303
MUSI BANYUASINULAK PACEHPedesaan Non Rawat InapBLUD1012302341243202303213202202202
MUSI BANYUASINTANAH ABANGPedesaan Non Rawat InapBLUD1011521719221303202202213202202
MUSI BANYUASINLUBUK BINTIALOTerpencil Rawat InapBLUD0001922124630303202202314202101
MUSI BANYUASINCINTA KARYAPedesaan Non Rawat InapBLUD1012502533033202202101202101202
MUSI BANYUASINSUKA DAMAIPedesaan Non Rawat InapBLUD0002202228028404101000303112101
MUSI BANYUASINSIDORAHAYUPedesaan Non Rawat InapBLUD0001201223124404101202404000101
MUSI BANYUASINTEBING BULANGPedesaan Rawat InapBLUD1013203229231303202101202101202
MUSI BANYUASINJIRAKPedesaan Non Rawat InapBLUD1012002031637101000000202202202
MUSI BANYUASINBALAI AGUNG SEKAYUPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1012012130232404303202213303314
MUSI BANYUASINLUMPATANPedesaan Non Rawat InapBLUD2022612733336415202101314101213
MUSI BANYUASINLAISPedesaan Non Rawat InapBLUD1012502539039202202202303112101
MUSI BANYUASINGARDU HARAPANPedesaan Non Rawat InapBLUD0001301319423505202101202101202
MUSI BANYUASINTELUK KIJINGPedesaan Non Rawat InapBLUD0002102121122505202303303202101
MUSI BANYUASINSUNGAI LILINPerkotaan Non Rawat InapBLUD1012032342850112303202314202303
MUSI BANYUASINTANJUNG KERANGPedesaan Non Rawat InapBLUD0001711846652303101000202202000
MUSI BANYUASINKARYA MAJUPedesaan Rawat InapBLUD1011701724226404112112303202213
MUSI BANYUASINMEKAR JAYAPedesaan Non Rawat InapBLUD1012002026026101101101101202101
MUSI BANYUASINBAYUNG LENCIRPerkotaan Non Rawat InapBLUD1012212355863101112303404101213
MUSI BANYUASINSUMBER HARUMPedesaan Non Rawat InapBLUD0001001018321202101202202011101
MUSI BANYUASINPENINGGALANPedesaan Non Rawat InapBLUD0002122328634101101202101202101
MUSI BANYUASINSUKA JAYAPedesaan Non Rawat InapBLUD0001001018422303101101202101112
MUSI BANYUASINBANDAR AGUNGTerpencil Rawat InapBLUD1012042430333303202202213303202
MUSI BANYUASINKARANG MUKTITerpencil Non Rawat InapBLUD0001331633336213202202213112101
MUSI BANYUASINBEROJAYA TIMURPedesaan Non Rawat InapBLUD0001501517017101000202202011000
MUSI BANYUASINBUKIT SELABUPedesaan Non Rawat InapBLUD0001101117320202101101202101000
MUSI BANYUASINSRIGUNUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD00012113201030101000101101303101
MUSI BANYUASINAIR BALUIPedesaan Non Rawat InapBLUD0001201217017101011011202101202
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.