Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di CIAMIS JAWA BARAT

51,35%

19

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
48,65%

18

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di CIAMIS JAWA BARAT
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 21 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di CIAMIS JAWA BARAT

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
CIAMISBANJARSARIPedesaan Rawat InapBLUD1011241616218213101101101202202
CIAMISCIULUPedesaan Non Rawat InapBLUD00050515015202000101101101000
CIAMISCIGAYAMPedesaan Rawat InapBLUD00090915015202101000202202000
CIAMISLAKBOKPedesaan Rawat InapBLUD00090910010303202101213101101
CIAMISSIDAHARJAPedesaan Rawat InapBLUD00080815015101101000101101000
CIAMISPURWADADIPedesaan Rawat InapBLUD0001101122123202101000202202101
CIAMISPAMARICANPedesaan Rawat InapBLUD0001301313013202000101303202112
CIAMISKERTAHAYUPedesaan Non Rawat InapBLUD00040415015202000202202202101
CIAMISCIDOLOGPedesaan Rawat InapBLUD0001001012113202101101202101101
CIAMISCIMARAGASPedesaan Rawat InapBLUD1011101115116101101202202202213
CIAMISCIJEUNGJINGPedesaan Non Rawat InapBLUD00042619120202101101202101101
CIAMISHANDAPHERANGPedesaan Non Rawat InapBLUD01180813114314101000303202213
CIAMISCISAGAPedesaan Rawat InapBLUD00090916016303101101202202303
CIAMISTAMBAKSARIPedesaan Rawat InapBLUD0001201216016202101101314101101
CIAMISRANCAHPedesaan Rawat InapBLUD0111501518119202202101202202314
CIAMISRAJADESAPedesaan Rawat InapBLUD1011101126026202202101202112202
CIAMISSUKADANAPedesaan Rawat InapBLUD0001101112012505101101404202202
CIAMISCIAMISPerkotaan Non Rawat InapBLUD11290919120202101101202202516
CIAMISIMBANAGARAPedesaan Non Rawat InapBLUD01171821122202101101101303112
CIAMISBAREGBEGPedesaan Non Rawat InapBLUD0001101119019202101101101101202
CIAMISSINDANGKASIHPedesaan Rawat InapBLUD10181925328303101101303101213
CIAMISCIKONENGPedesaan Rawat InapBLUD2571101115015202101202303202459
CIAMISCIHAURBEUTIPedesaan Rawat InapBLUD1012102114014202101101202202202
CIAMISSUKAMULYAPedesaan Non Rawat InapBLUD01170710212202000101101101213
CIAMISSADANANYAPedesaan Non Rawat InapBLUD10170714014101101101202101404
CIAMISCIPAKUPedesaan Rawat InapBLUD0001811924125202101101303404303
CIAMISCIEURIHPedesaan Non Rawat InapBLUD00050515015202101101101101202
CIAMISJATINAGARAPedesaan Non Rawat InapBLUD00040413114202101101101213202
CIAMISGARDUJAYAPedesaan Rawat InapBLUD00090910010202101101101101101
CIAMISPANAWANGANPedesaan Rawat InapBLUD00080816016202101101101202101
CIAMISKAWALIPedesaan Rawat InapBLUD0001401417017101101011303112202
CIAMISLUMBUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD00080818018202101101303101202
CIAMISKAWALIMUKTIPedesaan Non Rawat InapBLUD10141516016101101101101101303
CIAMISPANJALUPedesaan Rawat InapBLUD1011701716016101000101101101213
CIAMISSUKAMANTRIPedesaan Rawat InapBLUD000921110111101000101202303202
CIAMISPANUMBANGANPedesaan Rawat InapBLUD1011101119019303101101101101303
CIAMISPAYUNGSARIPedesaan Rawat InapBLUD011134179514202101011202202213
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.