Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di BANDUNG BARAT JAWA BARAT

96,88%

31

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
3,13%

1

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di BANDUNG BARAT JAWA BARAT
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 1 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di BANDUNG BARAT JAWA BARAT

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
BANDUNG BARATRONGGATerpencil Non Rawat InapBLUD101606819101202000101101202
BANDUNG BARATGUNUNGHALUTerpencil Rawat InapBLUD1011201211415202101101202101202
BANDUNG BARATSINDANGKERTAPedesaan Non Rawat InapBLUD10160610010303101101202101101
BANDUNG BARATCICANGKANGGIRANGPedesaan Non Rawat InapBLUD10121312214101101101202101202
BANDUNG BARATCILILINPedesaan Rawat InapBLUD1011501517118101000101101202202
BANDUNG BARATMUKAPAYUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD101505909303000101101101202
BANDUNG BARATCIHAMPELASPerkotaan Non Rawat InapBLUD10190910010202101101213101202
BANDUNG BARATPATARUMANPedesaan Non Rawat InapBLUD20270712012000101101303303404
BANDUNG BARATCIPONGKORTerpencil Non Rawat InapBLUD10140417017101000101202101202
BANDUNG BARATCITALEMPedesaan Non Rawat InapBLUD10121310010101000101101101112
BANDUNG BARATBATUJAJARPerkotaan Rawat InapBLUD1011101115217202101101303303202
BANDUNG BARATSAGULINGTerpencil Rawat InapBLUD10160613013202000101303202101
BANDUNG BARATRAJAMANDALAPerkotaan Rawat InapBLUD101130139312000101101202101101
BANDUNG BARATCIPATATPerkotaan Non Rawat InapBLUD101505606404101101303101202
BANDUNG BARATSUMURBANDUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD101303707202000101202101303
BANDUNG BARATPADALARANGPerkotaan Non Rawat InapBLUD2021001010010101000000202101303
BANDUNG BARATTAGOGAPUPedesaan Non Rawat InapBLUD101707707101101101101101303
BANDUNG BARATJAYAMEKARPerkotaan Non Rawat InapBLUD101404909101101101202101202
BANDUNG BARATNGAMPRAHPerkotaan Non Rawat InapBLUD10130312214000101101202101202
BANDUNG BARATCIMAREMEPerkotaan Non Rawat InapBLUD10170711011101101101303011213
BANDUNG BARATPARONGPONGPerkotaan Non Rawat InapBLUD101606606101101202202101202
BANDUNG BARATCIWARUGAPerkotaan Non Rawat InapBLUD202303606404101202101101303
BANDUNG BARATJAYAGIRIPedesaan Rawat InapBLUD101911013013202202101303202202
BANDUNG BARATLEMBANGPerkotaan Non Rawat InapBLUD10150510010101101101303202303
BANDUNG BARATCIKOLEPedesaan Non Rawat InapBLUD10170712012101101000303101202
BANDUNG BARATCIBODASPedesaan Non Rawat InapBLUD10140411112101101101101202101
BANDUNG BARATCISARUAPedesaan Non Rawat InapBLUD10180812012101101101202101202
BANDUNG BARATPASIRLANGUPedesaan Non Rawat InapBLUD10150513013101000202202101101
BANDUNG BARATCIKALONGWETANPedesaan Rawat InapBLUD00050511112101000000202202101
BANDUNG BARATRENDEPedesaan Non Rawat InapBLUD101505516202101101202101202
BANDUNG BARATCIPEUNDEUYPedesaan Non Rawat InapBLUD10170721021303000101202101202
BANDUNG BARATCIRATAPedesaan Non Rawat InapBLUD101303808101101101202101101
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.