Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di KLATEN JAWA TENGAH

73,53%

25

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
26,47%

9

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di KLATEN JAWA TENGAH
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 9 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di KLATEN JAWA TENGAH

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
KLATENPRAMBANANPedesaan Rawat InapBLUD10170716016303101101202101202
KLATENKEBONDALEM LORPedesaan Non Rawat InapBLUD101505909202202101202202202
KLATENGANTIWARNOPedesaan Rawat InapBLUD1011101119019202202202202000314
KLATENWEDIPerkotaan Non Rawat InapBLUD10170721122303303101202101101
KLATENBAYATPedesaan Rawat InapBLUD1011101124024101101101202101101
KLATENCAWAS IPedesaan Rawat InapBLUD10190916016303101101202101202
KLATENCAWAS IIPedesaan Non Rawat InapBLUD10151613013101101101202101202
KLATENTRUCUK IPedesaan Rawat InapBLUD10180810010202101101202101202
KLATENTRUCUK IIPedesaan Non Rawat InapBLUD10140412012202101101202101202
KLATENKALIKOTESPerkotaan Non Rawat InapBLUD000404808202101202202101101
KLATENKEBONARUMPedesaan Non Rawat InapBLUD101404909101202000101101202
KLATENJOGONALAN IPedesaan Rawat InapBLUD10160617118202101101101000202
KLATENJOGONALAN IIPedesaan Non Rawat InapBLUD10150511112303101101101101202
KLATENMANISRENGGOPedesaan Rawat InapBLUD1011101120424202101202202101303
KLATENKARANGNONGKOPedesaan Non Rawat InapBLUD10150516016202101202202101202
KLATENNGAWENPerkotaan Non Rawat InapBLUD10150512012202101101202101202
KLATENCEPERPedesaan Non Rawat InapBLUD101505707101101202101101202
KLATENJAMBUKULONPedesaan Non Rawat InapBLUD20240410010202000202202101303
KLATENPEDANPedesaan Rawat InapBLUD1011001019019202202202202101202
KLATENKARANGDOWOPedesaan Rawat InapBLUD1011101120020303101202404101202
KLATENJUWIRINGPedesaan Rawat InapBLUD10170722022202101303202101202
KLATENWONOSARI IPedesaan Rawat InapBLUD1011001015116202101101303202303
KLATENWONOSARI IIPedesaan Non Rawat InapBLUD00040412012202101101202101101
KLATENDELANGGUPedesaan Rawat InapBLUD1011201218018202101000202202101
KLATENPOLANHARJOPedesaan Non Rawat InapBLUD10140418018202202202202101202
KLATENKARANGANOMPedesaan Non Rawat InapBLUD00060621021202101101202101101
KLATENMAJEGANPedesaan Rawat InapBLUD1011001014014303202202202101202
KLATENTULUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD10150511011202101101202101202
KLATENKAYUMASPedesaan Non Rawat InapBLUD10140410010202202101202101202
KLATENKEMALANGPedesaan Rawat InapBLUD10180820020202202202202101101
KLATENKLATEN SELATANPerkotaan Non Rawat InapBLUD10160613013202101202202202202
KLATENKLATEN TENGAHPerkotaan Non Rawat InapBLUD16730310010202101101101101369
KLATENKLATEN UTARAPerkotaan Non Rawat InapBLUD000303808202101101101101101
KLATENJATINOMPedesaan Rawat InapBLUD20280815015202101101202000303
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.