Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di PROBOLINGGO JAWA TIMUR

66,67%

22

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
33,33%

11

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di PROBOLINGGO JAWA TIMUR
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 12 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di PROBOLINGGO JAWA TIMUR

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
PROBOLINGGOSUKAPURAPedesaan Rawat InapBLUD1012002016016101000202303101101
PROBOLINGGOSUMBERPedesaan Non Rawat InapBLUD10113013909101000101101101101
PROBOLINGGOKURIPANPedesaan Non Rawat InapBLUD101808808101101000101000202
PROBOLINGGOBANTARANPedesaan Rawat InapBLUD1011301313013202101202101101101
PROBOLINGGOLECESPedesaan Rawat InapBLUD1011401418018101101202202101202
PROBOLINGGOJORONGANPedesaan Non Rawat InapBLUD000808909101101101101101000
PROBOLINGGOTEGALSIWALANPedesaan Non Rawat InapBLUD1011701713013202000101000101101
PROBOLINGGOBANYUANYARPedesaan Non Rawat InapBLUD2021201212012101101101000101202
PROBOLINGGOKLENANG KIDULPedesaan Non Rawat InapBLUD1011201214014101101101101101202
PROBOLINGGORANUGEDANGPedesaan Rawat InapBLUD1011501514014101101000101101202
PROBOLINGGOTIRISPedesaan Rawat InapBLUD1011701710111101000101101101202
PROBOLINGGOKRUCILPedesaan Rawat InapBLUD1011901921021101101101202101202
PROBOLINGGOWANGKALPedesaan Rawat InapBLUD0001701718018202101202101101000
PROBOLINGGOCONDONGPedesaan Rawat InapBLUD1011301316016101101202202101202
PROBOLINGGOGLAGAHPedesaan Rawat InapBLUD1011201215015101101202202101202
PROBOLINGGOPAKUNIRANPedesaan Rawat InapBLUD1011901916016101101101000202101
PROBOLINGGOKOTAANYARPedesaan Rawat InapBLUD1012302320020202101101101101101
PROBOLINGGOPAITONPerkotaan Rawat InapBLUD1012402416016101101202202202101
PROBOLINGGOJABUNGSISIRPedesaan Rawat InapBLUD1011101114014101101101202101101
PROBOLINGGOBAGOPedesaan Rawat InapBLUD1011611712012101101202202101101
PROBOLINGGOBESUKPedesaan Non Rawat InapBLUD1011401415015202000101202101202
PROBOLINGGOKRAKSAANPerkotaan Non Rawat InapBLUD1012002023023101101213202101202
PROBOLINGGOKREJENGANPedesaan Rawat InapBLUD3032202220020101101202202101404
PROBOLINGGOPAJARAKANPedesaan Rawat InapBLUD1011501514014101101101202202202
PROBOLINGGOMARONPedesaan Rawat InapBLUD2022502522022101101303303303303
PROBOLINGGOSUKOPedesaan Non Rawat InapBLUD20280813013101101101101101202
PROBOLINGGOGENDINGPedesaan Rawat InapBLUD2021501518018101101202202202303
PROBOLINGGODRINGUPerkotaan Non Rawat InapBLUD20290917017101000101101101202
PROBOLINGGOWONOMERTOPedesaan Rawat InapBLUD2021401414115101000101101101303
PROBOLINGGOLUMBANGPedesaan Rawat InapBLUD1011601615015101101101101101101
PROBOLINGGOTONGASPedesaan Non Rawat InapBLUD1011001014014101000101101101101
PROBOLINGGOCURAHTULISPedesaan Non Rawat InapBLUD20290912012101000101202101303
PROBOLINGGOSUMBERASIHPedesaan Rawat InapBLUD0001701727027101101101101202101
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.