Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di PASURUAN JAWA TIMUR

63,64%

21

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
36,36%

12

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di PASURUAN JAWA TIMUR
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 13 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di PASURUAN JAWA TIMUR

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
PASURUANPURWODADIPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011101124024202000101202101202
PASURUANNONGKOJAJARPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011101114014101101101101101202
PASURUANSUMBERPITUPedesaan Non Rawat InapNon BLUD10190911112000000101101202202
PASURUANPUSPOPedesaan Non Rawat InapNon BLUD10113013808000101101101202202
PASURUANTOSARIPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011221411011202101000202101202
PASURUANLUMBANGPedesaan Non Rawat InapNon BLUD0111101117017000101101101101011
PASURUANPASREPANPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012102117017101101101202202101
PASURUANKEJAYANPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD10190921021000101202202101202
PASURUANAMBAL AMBILPedesaan Non Rawat InapNon BLUD10151610010101101101101101101
PASURUANWONOREJOPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011501520020101101101202202202
PASURUANPURWOSARIPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012502522022101101101202303202
PASURUANKARANGREJOPedesaan Non Rawat InapNon BLUD10110010707101101101101101202
PASURUANPRIGENPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011201213013000101101303101202
PASURUANBULUKANDANGPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD10170710010202000101202101202
PASURUANSUKOREJOPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011801826026202101202202101202
PASURUANPANDAANPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012302319019303101202112101202
PASURUANSEBANIPedesaan Non Rawat InapNon BLUD1011011110010101101202101101202
PASURUANGEMPOLPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012302317017101101202101202202
PASURUANKEPULUNGANPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011001011011101101101101101202
PASURUANBEJIPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011901934034101101202202101202
PASURUANBANGILPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011701718018101101202202202202
PASURUANRACIPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011401411011303101101101101101
PASURUANREMBANGPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011401424024000101101101101101
PASURUANNGEMPITPerkotaan Rawat InapNon BLUD2021811923023101000202202101202
PASURUANKRATONPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011701724024101000202101101202
PASURUANPOHJENTREKPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011001013215101202202202101202
PASURUANGONDANGWETANPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012202230030202101101202202202
PASURUANREJOSOPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011611725025101000101202202202
PASURUANWINONGANPerkotaan Rawat InapNon BLUD1011601629029202101202101202202
PASURUANGRATIPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD1011301311011101101101202101202
PASURUANKEDAWUNGWETANPerkotaan Non Rawat InapNon BLUD101911010010101000101202202101
PASURUANLEKOKPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012012124024101101101202101112
PASURUANNGULINGPerkotaan Rawat InapNon BLUD1012202225126101101202202101202
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.