Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di LAMONGAN JAWA TIMUR

68,75%

22

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
31,25%

10

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di LAMONGAN JAWA TIMUR
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 11 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di LAMONGAN JAWA TIMUR

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
LAMONGANSUKORAMEPedesaan Rawat InapBLUD1011101121021202101202101101303
LAMONGANBLULUKPedesaan Rawat InapBLUD1011101112012000101101101404202
LAMONGANNGIMBANGPedesaan Rawat InapBLUD0001701729029101101202202202011
LAMONGANSAMBENGPedesaan Rawat InapBLUD0002602627027202101101303202101
LAMONGANMANTUPPedesaan Rawat InapBLUD1012902923023101101202202303101
LAMONGANKEMBANGBAHUPedesaan Rawat InapBLUD0002412527128202101101303202000
LAMONGANSUGIOPedesaan Rawat InapBLUD1012102125025000101202404202202
LAMONGANKEDUNGPRINGPedesaan Rawat InapBLUD1012202220020101101202303202202
LAMONGANDRADAHPedesaan Rawat InapBLUD1011601616016101101101202202202
LAMONGANMODOPedesaan Rawat InapBLUD1012002011011000000101303202202
LAMONGANKARANGPILANGPedesaan Rawat InapBLUD2021501514014000101202202303202
LAMONGANBABATPerkotaan Rawat InapBLUD1012302314014101101202303303101
LAMONGANMOROPELANGPedesaan Rawat InapBLUD20218018909101202202202303303
LAMONGANPUCUKPedesaan Rawat InapBLUD1012202228028000202202202202202
LAMONGANSUKODADIPedesaan Rawat InapBLUD1012502518018101101101101101303
LAMONGANSUMBERAJIPedesaan Rawat InapBLUD3032102120020101101202101101404
LAMONGANLAMONGANPerkotaan Non Rawat InapBLUD1012002035035404000202404303202
LAMONGANTIKUNGPedesaan Rawat InapBLUD1012702719019000101202202202202
LAMONGANDERMOLEMAHBANGPedesaan Rawat InapBLUD1011401419019202101303101101101
LAMONGANDEKETPedesaan Rawat InapBLUD1012202232032101101202202202202
LAMONGANGLAGAHPedesaan Rawat InapBLUD1011301332133101101202202202112
LAMONGANKARANGBINANGUNPedesaan Rawat InapBLUD1011711823023101101101303202112
LAMONGANTURIPedesaan Rawat InapBLUD2022802827027101101202303202404
LAMONGANKALITENGAHPedesaan Rawat InapBLUD1012202221021101101202303202112
LAMONGANKARANGGENENGPedesaan Rawat InapBLUD1012502537037101101303303202202
LAMONGANSEKARANPedesaan Rawat InapBLUD2022002025025101101202101202303
LAMONGANMADURANPedesaan Rawat InapBLUD1011912023023101101202202101101
LAMONGANLARENPedesaan Rawat InapBLUD1011601632234202000101202202202
LAMONGANPAYAMANPedesaan Rawat InapBLUD1011901923023202101202101202202
LAMONGANPACIRANPerkotaan Rawat InapBLUD1011511631233202101000202202303
LAMONGANTLOGOSADANGPedesaan Rawat InapBLUD1011711814014101101202202101202
LAMONGANBRONDONGPedesaan Rawat InapBLUD1011801819120101202303202202101
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.