Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di BONE SULAWESI SELATAN

73,68%

28

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
26,32%

10

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di BONE SULAWESI SELATAN
     76% - 100% |      51% - 75% |      26% - 50% |      0% - 25%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 10 Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di BONE SULAWESI SELATAN

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisStatus BLU/DDokter/Dokter KKLPPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotalASNNon-ASNTotal
BONEBONTOCANISangat Terpencil Rawat InapBLUD10190913114303011202101101303
BONEKAHUPedesaan Rawat InapBLUD112181432171330325404224314202325
BONEPALAKKA KAHUPedesaan Non Rawat InapBLUD0001251721526718101202213101303
BONEKAJUARAPedesaan Rawat InapBLUD1011511631031505202101202202202
BONESALOMEKKOPedesaan Rawat InapBLUD1018243274249617213101112112202
BONETONRAPedesaan Rawat InapBLUD202100109211404202202101101303
BONEPATIMPENGTerpencil Non Rawat InapBLUD101141428132942314303404213101213
BONELIBURENGPedesaan Rawat InapBLUD10181321222345617213213246101336
BONETANA BATUETerpencil Rawat InapBLUD1017512172037325011213213022314
BONEMAREPedesaan Rawat InapBLUD0111401414014303202303202101123
BONESUMALINGPedesaan Non Rawat InapBLUD101617729415303101213000213
BONESIBULUEPedesaan Rawat InapBLUD101111122151328314101202202101303
BONETUNRENG TELLUEPedesaan Non Rawat InapBLUD101505808000101101101101213
BONECINAPedesaan Rawat InapBLUD1012022226127404101202202101112
BONEBAREBBOPedesaan Non Rawat InapBLUD10118927154560224101101202101303
BONEKADINGPedesaan Non Rawat InapBLUD00090910010303101303101112101
BONEPONRETerpencil Non Rawat InapBLUD112505404202101101101101213
BONELONRONGTerpencil Non Rawat InapBLUD101505606404000101101101101
BONELAPPARIAJAPedesaan Rawat InapBLUD10180810010202101202101101235
BONELAMURUPedesaan Non Rawat InapBLUD00093129716202101101202112213
BONEGAYA BARUSangat Terpencil Rawat InapBLUD01190912113303101101202101112
BONEKOPPEPedesaan Non Rawat InapBLUD00090911011101101101101101213
BONEULAWENGPedesaan Rawat InapBLUD1011241625126202303303202101303
BONEPALAKKAPedesaan Non Rawat InapBLUD1011521712113101101101303000101
BONEUSAPedesaan Non Rawat InapBLUD10140414014404101202101101202
BONEAWANGPONEPedesaan Non Rawat InapBLUD01161717017606101101202101112
BONEPACCINGPedesaan Non Rawat InapBLUD2021301315116505101101202202303
BONELAMURUKUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD101718707404101101101000213
BONETELLU SIATTINGEPedesaan Rawat InapBLUD101121729133144606101202202101213
BONETARETTAPedesaan Rawat InapBLUD0001441819726314101202101101011
BONEAJANGALEPedesaan Rawat InapBLUD11216723132235314101202123101213
BONETIMURUNGPedesaan Non Rawat InapBLUD011505314303101101101011022
BONEPATTIRO MAMPUPedesaan Non Rawat InapBLUD1018614122032213101303202101202
BONEDUA BOCCOEPedesaan Non Rawat InapBLUD1011101113013202101112101202202
BONECENRANATerpencil Rawat InapBLUD000221032293160404112202000101000
BONEWATAMPONEPerkotaan Rawat InapBLUD202261945232346729000101527011808
BONEBIRUPerkotaan Non Rawat InapBLUD202131730122335628202202224202426
BONEBAJOEPerkotaan Non Rawat InapBLUD10191423141226303112101224101415
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Standar Ketenagaan Minimal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 28 Tahun 2024, Standar Ketenagaan Minimal (SKM) merupakan salah satu metode penyusunan perencanaan tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendekatan Institusi. SKM digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar ketenagaan (jenis dan jumlah) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang baru atau akan didirikan.


Perhitungan Kekurangan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM

Perhitungan kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan SKM di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan membandingkan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK dengan standar masing-masing fasilitas kesehatan.
 
 
Perhitungan Kekurangan Tenaga Berdasarkan SKM
 (Kekurangan = standar - eksisting (bezetting))


Standar Ketenagaan Minimal Puskesmas

SKM di Puskesmas merupakan kondisi jenis dan jumlah eksisting (bezetting) 9 jenis tenaga medis & tenaga kesehatan di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan yang disandingkan dengan SKM mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
 
 9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Prioritas di Puskesmas
 yaitu Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.


Perbandingan Standar Minimal dengan Jenis Kepegawaian

Perbandingan Standar Minimal dengan Status Kepegawaian merupakan filterisasi status kepegawaian yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu. Status kepegawaian dimaksud adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN. Sehingga dalam hal filterisasi data tersebut dapat membandingkan eksisting (bezetting):
 
1. Pegawai ASN (PNS dan PPPK); atau 
 2. SELURUH status pegawai (ASN dan Non ASN).


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase kelengkapan tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI tenaga prioritas >= SKM. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila memiliki minimal 1 untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)
 Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan SKM di Indonesia

Persentase Belum Lengkap tenaga prioritas berdasarkan SKM merupakan Puskesmas yang MEMILIKI tenaga prioritas < SKM. Fasilitas Kesehatan dianggap BELUM LENGKAP apabila tidak memiliki tenaga untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.
 

 
Perhitungan Persentase Puskesmas Tidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota
 (Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

 
 
Note:
 Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)
 Jumlah Puskesmas tidak lengkap Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota
 Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:
A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)
     1. Data daftar Puskesmas
     2. data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025

C. Peraturan Menteri Kesehatan 19 Tahun 2024
     Jumlah Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.