Peta Persebaran Perawat di Indonesia
Keterangan
100%

    
81% - 99%

    
51% - 80%

    
0% - 50%

    

Indonesia

Tahun 2026

Kebutuhan

603.117


Eksisting

638.200


Gap

+35.083
Lebih


Pemenuhan


105,82%


PropinsiPerawat
KebutuhanEksistingGap
SUMATERA SELATAN17205189561751
SUMATERA BARAT1314313062-81
SUMATERA UTARA3339525912-7483
ACEH128792335310474
BALI8996153266330
BANGKA BELITUNG33284185857
BANTEN2532721425-3902
BENGKULU453256191087
YOGYAKARTA8752124903738
JAKARTA223674306620699
GORONTALO30714013942
JAMBI783790481211
JAWA TENGAH8534871188-14160
JAWA TIMUR8790080740-7160
JAWA BARAT10516881573-23595
KALIMANTAN BARAT1163312326693
KALIMANTAN SELATAN8977112222245
KALIMANTAN TENGAH548287243242
KEPULAUAN RIAU510561911086
LAMPUNG1904814344-4704
MALUKU UTARA270045651865
MALUKU372478214097
NUSA TENGGARA BARAT1365513817162
NUSA TENGGARA TIMUR11701165674866
PAPUA BARAT128228091527
PAPUA217250862914
RIAU1386514345480
SULAWESI BARAT31703950780
SULAWESI SELATAN22012292057193
SULAWESI TENGAH7027104083381
SULAWESI TENGGARA5892110835191
SULAWESI UTARA6546110814535
KALIMANTAN TIMUR9858127662908
KALIMANTAN UTARA170129161215
PAPUA SELATAN11141851737
PAPUA TENGAH30213327306
PAPUA PEGUNUNGAN30031480-1523
PAPUA BARAT DAYA118123601179
Supply & Demand

Metode yang digunakan untuk Menyusun Perencanaan Nasional dengan Pendekatan Wilayah.


Supply & Demand Tenaga Kesehatan

Proyeksi Kebutuhan Tenaga Kesehatan Tahun 2023 – 2032 dengan metode supply-demand di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota


Kriteria Data

Terdapat 2 kriteria filterisasi data yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tertentu, terdiri dari :

1. Tahun Perhitungan, menyajikan tahun perhitungan kebutuhan selama 10 tahun (2023 - 2032)

2. Jenis Tenaga Kesehatan, menyajikan 8 jenis tenaga kesehatan.

8 jenis tenaga kesehatan terdiri dari perawat, bidan, farmasi, promosi kesehatan, nutrisionis, pranata laboratorium medik, sanitasi lingkungan, dan psikologi klinis


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:

SUPPLY

A. Sistem Informasi Tenaga Kesehatan (SINAKES)

data eksisting (bezetting) tenaga medis berdasarkan headcount

B. BPS

Jumlah penduduk secara Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

c. PDDIKTI

Data lulusan tenaga medis

DEMAND

A. EKLAIM BPJS KESEHATAN

- Jumlah layanan untuk masing-masing prosedur yang dilakukan oleh Tenaga Medis

- Proporsi peserta JKN taat terhadap rujukannya 

B. SAMPEL BPJS KESEHATAN

- Prevalensi Penyakit

- Cakupan Peserta JKN

- Proporsi Peserta Aktif JKN 

C. BPS

- Proyeksi jumlah penduduk tahun 2023 - 2032 menurut kelompok umur 

D. KOLEGIUM

- Daftar Prosedur tindakan yang dilakukan oleh masing-masing jenis tenaga medis

- Rata-rata waktu masing-masing prosedur

- Jumlah lulusan per tahun


Demand

Demand merupakan jumlah kebutuhan tenaga kesehatan di suatu wilayah yang telah dihitung dan ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Perhitungan demand mempertimbangkan demografi, epidemiologi penyakit, kebutuhan/permintaan pelayanan Kesehatan, norma waktu, dan waktu kerja efektif.


Supply

Perhitungan supply tenaga kesehatan dengan mempertimbangkan:

1. Ketersediaan (eksisting) tenaga kesehatan berdasarkan headcount

2. Lulusan per tahun; dan

3. Atrisi sebesar 1.5% dari jumlah eksisting;


Rasio Demand

Rasio demand merupakan perhitungan yang perbandingan antara jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan (demand) sesuai perhitungan supply demand dengan jumlah penduduk

Perhitungan Rasio Demand

(Rasio Demand = Demand/jumlah penduduk * 1000)

Note:

Rasio Demand = demand per 1000 penduduk

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan berdasarkan perhitungan dengan metode supply demand

Jumlah penduduk = jumlah penduduk secara Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota


Gap

Gap merupakan selisih antara jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan dengan jumlah yang tersedia (supply)

Perhitungan Gap per Jenis Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Gap = Total Supply Tenaga Kesehatan - Demand)

Note:

Gap = Total Gap Total

Supply = (eksisting + lulusan - atrisi)

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan


Pemenuhan

Pemenuhan merupakan jumlah persentase pemenuhan yang diperoleh dari supply tenaga kesehatan disandingkan dengan demand.

Perhitungan Persentase Pemenuhan per Jenis Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Pemenuhan = Total Supply Tenaga Kesehatan/Demand * 100%)

Note:

Pemenuhan = persentase pemenuhan (%)

Total Supply = (eksisting + lulusan - atrisi)

Demand = perhitungan demand tenaga kesehatan


Grafik Proyeksi Supply dan Demand

Proyeksi Supply dan Demand menyajikan grafik yang menyandingkan proyeksi demand dan supply tenaga kesehatan.


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


© Kementerian Kesehatan
Direktorat Perencanaan SDM Kesehatan
Dashboard Perencanaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan