Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

46,15%

12

Puskesmas Teregistrasi Lengkap
53,85%

14

Puskesmas Teregistrasi Belum Lengkap
Keterangan Kelengkapan 9 Jenis Named dan Nakes di KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR
     100% |      81% - 99% |      51% - 80% |      0% - 50%
Keterangan
     Lengkap
     Belum Lengkap

Kembali ke Tampilan Nasional

Terdapat Kekurangan 16 Named dan Nakes Untuk Mengisi Kekosongan Puskesmas Teregistrasi di KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

KabupatenPuskesmas TeregistrasiJenisBLU/BLUDDokterDokter GigiPerawatBidanPromosi KesehatanSanitasi LingkunganGiziFarmasiATLMDokter Gigi/Terapis Gigi dan Mulut
ASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotalASNBLUDKontrakTotal
KUPANGUITAOSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0011001190413111315301410012002100110122013
KUPANGAKLESangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD10010000302590211101210011001200210013014
KUPANGBATAKTETerpencil Non Rawat InapNon BLUD100100001215181821434302520023418300320022002
KUPANGOEMASITerpencil Non Rawat InapNon BLUD1012000013061925024494061000113025201310012002
KUPANGTARUSTerpencil Non Rawat InapNon BLUD20131001152219280230102320022002300310013003
KUPANGBAUMATATerpencil Non Rawat InapNon BLUD1012131001130518290635202430032013200230144026
KUPANGOEKABITISangat Terpencil Rawat InapNon BLUD001100119031290615700700222002200210011012
KUPANGBAUNSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD10010011160117145322401520131001300310014015
KUPANGSONRAENSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD1001001160511130215203520132013201300220011
KUPANGPAKUBAUNSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD001100008151494518201310012103100110011012
KUPANGOESAOTerpencil Rawat InapNon BLUD101011100181211182525300330033003300310015016
KUPANGNAIBONATTerpencil Non Rawat InapNon BLUD10561001100111170421301430031001200210124004
KUPANGOENUNTONOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD00110011909181101324201310232013100110012013
KUPANGFATUKANUTUSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0011001180311220224400410014015201310012013
KUPANGSULAMUSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD10230000160016263534200230142002201320021001
KUPANGCAMPLONGTerpencil Non Rawat InapNon BLUD001110019009240933400430036006300310125005
KUPANGOELBITENOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD00110000100212121619102320131001100100001012
KUPANGPOTOSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD001100003047100414201310011001100110011001
KUPANGTAKARISangat Terpencil Rawat InapNon BLUD00110011151622182727321620133104300310121012
KUPANGHUEBUNIFSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD0011000092112132217300320132013000010010000
KUPANGLELOGAMASangat Terpencil Rawat InapNon BLUD100100009071680311100110233003100120021001
KUPANGMANUBELONSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD100100006028150015100130145005200210010000
KUPANGFATUMONASSangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD001100006107110213100110122002100110011023
KUPANGNAIKLIUSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD0011000090312160218100120132103100110122002
KUPANGSOLIUSangat Terpencil Rawat InapNon BLUD1001000090110150823100110232002100110010000
KUPANGOEPOLISangat Terpencil Non Rawat InapNon BLUD10010000801960612300300111012200220130011
Keterangan
     Sudah Terisi |      Kosong
Kekosongan

Merujuk pada kondisi di mana jumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas yang tersedia tenaga eksisting (bezetting), tidak tersedia atau tidak terisi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di suatu Fasilitas Kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, Puskesmas Pembantu (Pustu)).


Perhitungan Kebutuhan Tenaga Berdasarkan Kekosongan

Perhitungan kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan berdasarkan KEKOSONGAN di Fasilitas Kesehatan yaitu dengan melihat keberadaan tenaga eksisting (bezetting) yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan dan terdata di SISDMK.

Perhitungan Kebutuhan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Berdasarkan Kekosongan

(Kekosongan = tidak terdapat tenaga eksisting (bezetting) pada salah satu jenis tenaga prioritas (eksisting = 0))


Kekosongan Puskesmas

Kekosongan Tenaga Medis & Tenaga Kesehatan Puskesmas menunjukkan kondisi kekosongan 9 dan 14 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan (eksisting (bezetting) = 0 untuk setiap jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas) di Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerja dan kemampuan layanan.

9 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan prioritas yang dimaksud, yaitu: Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Promosi Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Gizi, Farmasi, dan ATLM.

14 Jenis Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan prioritas yang dimaksud Dokter yang memiliki kompetensi bidang Kedokteran Keluarga Layanan Primer, Dokter, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku/Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Epidemiolog Kesehatan/Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Sanitasi Lingkungan/Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Gizi, Apoteker, Tenaga Teknik Laboratorium Medik, Psikolog Klinis, Fisioterapis, dan Terapis Gigi dan Mulut.


Sumber Data

Terdapat beberapa sumber data yang digunakan yaitu:

A. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK)

1. Data daftar Puskesmas

2. Data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan.

B. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 314 Tahun 2026 tentang Data Pusat Kesehatan Masyarakat Semester II Tahun 2025


Cut Off Data

Cut off penyajian data fasilitas pelayanan kesehatan dan data eksisting (bezetting) tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah per tanggal 1 setiap bulan.


Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan Kekosongan di Indonesia

Persentase Kelengkapan Tenaga Prioritas Berdasarkan Kekosongan di Puskesmas dilihat dari Puskesmas yang SUDAH MEMILIKI MINIMAL SATU (>=1) tenaga ASN/Non ASN untuk setiap jenis tenaga medis & tenaga kesehatan prioritas. Puskesmas dianggap LENGKAP apabila Puskesmas memiliki minimal masing-masing 1 tenaga tanpa melihat status kepegawaian untuk 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.

Perhitungan Persentase Kelengkapan Puskesmas dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Kelengkapan = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

Note:

Kelengkapan = persentase kelengkapan (%)

Jumlah Puskesmas LENGKAP Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota

Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan Kekosongan di Indonesia

Persentase Tidak Lengkap Tenaga Prioritas Berdasarkan Kekosongan di Puskesmas dilihat dari Puskesmas yang TIDAK MEMILIKI tenaga ASN/Non ASN untuk setiap jenis tenaga medis & tenaga kesehatan prioritas. Puskesmas dianggap TIDAK LENGKAP, apabila Puskesmas tidak memiliki setidaknya 1 tenaga tanpa melihat status kepegawaian dari 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan prioritas di Puskesmas.

Perhitungan Persentase PuskesmasTidak Lengkap dilakukan pada masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota

(Tidak Lengkap = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas/Total Puskesmas * 100%)

Note:

Tidak Lengkap = persentase tidak lengkap (%)

Jumlah Puskesmas TIDAK LENGKAP Tenaga Prioritas = Jumlah Puskesmas Tidak Lengkap Tenaga Prioritas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota

Total Puskesmas = Total Puskesmas dalam Provinsi/Kabupaten/Kota


Gradasi Pewarnaan Peta

Gradasi warna yang menunjukkan perbedaan persentase pemenuhan tenaga kesehatan berdasarkan wilayah. Adapun kategori pewarnaan adalah sebagai berikut:

a. Merah = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 0 - 50%

b. Orange = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 51 - 80%

c. Hijau Muda = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 81 - 99%

d. Hijau Tua = Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang memiliki persentase pemenuhan tenaga kesehatan sebesar 100%


© Kementerian Kesehatan
Direktorat Perencanaan SDM Kesehatan
Dashboard Perencanaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan